Postingan

Menampilkan postingan dengan label balanced

"PNS" Generasi Z: Mengapa Hustle Culture Mulai Ditinggalin dan "Quiet Quitting" Jadi Jawaban?

Gambar
Kalau dulu tolok ukur kesuksesan itu kerja 9-to-5 , pulang malam, kerja keras bagai kuda sampai tipes demi naik jabatan, beda cerita sama anak-anak Gen Z sekarang. Gaya hidup hustle culture yang diagung-agungkan beberapa tahun lalu mulainya terasa seperti jebakan batman. Hasilnya? Bukan jadi kaya raya dalam semalam, tapi malah burnout , gampang kena mental, dan kantong mata makin menebal. Gak heran kalau belakangan ini istilah seperti Quiet Quitting , Soft Life , sampai Side Hustle Santai makin ramai di timeline . Tapi sebenarnya, apa sih yang lagi terjadi? Apakah Gen Z emang malas, atau cuma makin realistis? 1. Quiet Quitting Bukan Berarti "Nyerah" Banyak senior atau atasan yang salah paham dan ngira quiet quitting itu artinya kerja asal-asalan. No, no, no. Quiet quitting itu simpelnya: kerja sesuai porsi dan job desk yang ada di kontrak. Jam kerja selesai jam 5 sore? Ya close window laptop, bukannya standby balasin chat kantor jam 9 malam. Gak dapet overtime pay? Ya j...